Rupiah Tembus Rp16.886, Dampak Ngeri Konflik Timur Tengah Mulai Terasa ke Dompet Kita?
— Paragraf 1 —
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (11/3) sore seiring dengan meningkatnya volatilitas pasar global akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah.
— Paragraf 2 —
Mata uang Garuda terkoreksi 23 poin ke level Rp16.886 per dolar AS, meskipun di sisi lain kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan penguatan ke posisi Rp16.867. Pakar dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menilai pergerakan rupiah saat ini berada dalam tekanan sentimen eksternal yang fluktuatif, sementara stabilitas domestik tetap terjaga berkat konsistensi Bank Indonesia di pasar valuta asing dan solidnya data konsumsi riil nasional.
— Paragraf 3 —
“Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan stabil hingga menguat terbatas di tengah dinamika sentimen global. Dari sisi global, pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dan perkembangan geopolitik di Timur Tengah,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
— Paragraf 4 —
Menurut dia, meredanya sebagian kekhawatiran pasar terkait eskalasi konflik di kawasan tersebut memberikan ruang bagi mata uang emerging market, termasuk rupiah, untuk menguat.
— Paragraf 5 —
Selain itu, lanjut Amru, koreksi pada indeks dolar AS (DXY) setelah penguatan sebelumnya juga turut menopang pergerakan rupiah.
— Paragraf 6 —
“Pelaku pasar saat ini juga menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat, yang akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve,” ungkap dia.
— Paragraf 7 —
Melihat dari sisi domestik, sentimen positif datang dari kinerja konsumsi yang masih cukup solid, tercermin dari pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang dilaporkan Bank Indonesia.
— Paragraf 8 —
“Di samping itu, konsistensi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan stabilisasi di pasar valas juga turut membantu meredam volatilitas rupiah di tengah ketidakpastian global,” kata dia.
— Paragraf 9 —
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.867 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.979 per dolar AS.
➡️ Baca Juga: Melindungi Masa Depan Generasi Bangsa: Penundaan Akun Digital Anak Menurut Lestari Moerdijat
➡️ Baca Juga: Peringatan Ahli UI: Tramadol adalah Obat Keras, Penjualan Bebas Diharapkan Dihindari




