Polresta Bandung Menawarkan Lebih dari 10 Komoditas Murah Jelang Lebaran untuk Optimalisasi Gerakan Pangan

Dengan semangat membangun solidaritas dan membantu masyarakat, Polresta Bandung kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah. Aksi ini dilakukan dalam rangka menyokong masyarakat mendapatkan akses ke komoditas pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Gerakan Pangan Murah Lebih Dari 10 Komoditas
Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat, 13 Maret 2026, ini menawarkan lebih dari 10 jenis kebutuhan pokok dengan harga yang lebih miring dibandingkan harga pasar. Di antaranya adalah beras SPHP, Minyak Kita, telur ayam, daging sapi dan ayam, serta berbagai jenis sayuran dan cabai.
Inisiatif Dari Kapolri
Kompol Luthfi Olot Gigantara, Kasat Reskrim Polresta Bandung dan Ketua Satgas Pangan Kabupaten Bandung, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program Gerakan Pangan Murah yang digagas Kapolri selama bulan Ramadan.
Gerakan Pangan Murah di Bulan Ramadan
Menurutnya, program ini dirancang untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah, terutama menjelang Lebaran saat harga-harga kebutuhan pokok biasanya melonjak.
Antusiasme Masyarakat
“Harganya pun di bawah pasaran dan sangat-sangat murah sehingga masyarakat sangat antusias untuk membeli sembako pada gerakan pangan murah hari ini,” kata Gigantara. Program ini bukan yang pertama kali digelar Polresta Bandung. Sebelumnya, kegiatan serupa telah diadakan di halaman Mapolresta Bandung.
Gerakan Pangan Murah: Dua Kali dan Masih Berlanjut
“Untuk Polresta Bandung telah melaksanakan dua kali gerakan pangan murah, yaitu kemarin di halaman Polresta Bandung dan hari ini di Kantor Kecamatan Soreang,” ujarnya. Gigantara juga menambahkan bahwa mereka berencana untuk terus menggelar kegiatan serupa hingga mendekati Hari Raya Idulfitri, dengan tujuan agar masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Menuju Lebaran yang Bahagia
“Kemungkinan kami tetap akan melaksanakan gerakan pangan murah hingga mendekati hari raya Lebaran sehingga masyarakat semua merasa terbantu dan bisa melaksanakan Lebaran dengan bahagia,” ungkapnya.
Antusiasme Masyarakat
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga berdatangan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar. Salah seorang warga Kampung Cihaur, Desa Soreang, Wati (55), mengaku terbantu dengan adanya program tersebut karena harga bahan pokok yang dijual jauh lebih murah.
➡️ Baca Juga: Operasi Penyelamatan Militer AS untuk Pesawat Tanker KC-135 Stratotanker yang Hilang di Irak
➡️ Baca Juga: <i>Update</i> Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi, Cek Rinciannya!


