Mahasiswa UAJ Raih Berbagai Prestasi Setelah Menjalani Pertukaran Pelajar di Belanda

Pengalaman belajar di luar negeri menjanjikan lebih dari sekadar peningkatan akademik; ia juga dapat membentuk karakter dan membuka peluang untuk meraih prestasi. Hal ini sangat jelas terlihat dari perjalanan Airen Wang, seorang mahasiswa di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Katolik Atma Jaya (UAJ). Setelah mengikuti program pertukaran pelajar di Belanda, Airen merasakan perkembangan signifikan dalam dirinya. “Pengalaman di sana benar-benar mengubah cara berpikir saya, menjadi lebih terbuka dan berani,” ungkap Airen dalam sebuah keterangan tertulis.
Pertukaran Pelajar: Sebuah Awal yang Menginspirasi
Keinginan Airen untuk mengikuti program pertukaran pelajar di luar negeri bermula dari rasa ingin tahunya. Ia terinspirasi oleh kisah kakak kelas yang sebelumnya sudah mengikuti program serupa. “Awalnya, saya hanya penasaran mendengar cerita mereka, lalu saya ingin mencoba sendiri,” ujarnya. Airen berkesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar di Leiden University Medical Center (LUMC) di Belanda, di mana ia belajar selama tiga setengah bulan dari September hingga Desember 2024.
Selama mengikuti program tersebut, ia menjalani perkuliahan yang setara dengan kurikulum di kampusnya, sehingga ia merasa tidak ada kendala dalam menjalani studinya. Namun, pengalaman belajar di Belanda bukan hanya tentang akademik; ia menemukan suasana belajar yang jauh berbeda dari yang biasa ia alami. Lingkungan belajar di LUMC mendorong partisipasi aktif dari mahasiswa, membuatnya terbiasa untuk berdiskusi dan bertanya.
Pengalaman Belajar yang Berbeda
Di Belanda, mahasiswa didorong untuk lebih aktif dalam menyampaikan pendapat dan bertanya. “Di sana, saya belajar untuk lebih mandiri dan menghadapi tantangan sehari-hari,” kata Airen. Proses adaptasi tersebut menjadi titik penting yang membantu membangun kepercayaan dirinya serta kemampuan dalam memecahkan masalah.
- Meningkatkan kepercayaan diri
- Belajar berpikir cepat
- Menghadapi tantangan baru
- Membangun keterampilan problem-solving
- Memperluas jaringan internasional
Transformasi Setelah Kembali dari Belanda
Setelah kembali dari program pertukaran pelajar, Airen merasakan perubahan yang signifikan dalam cara belajar dan berorganisasi. Ia menjadi lebih aktif dalam mencari peluang dan tidak ragu untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik. “Dari pengalaman itu, saya merasa lebih berani mengambil kesempatan yang sebelumnya mungkin saya ragu untuk coba,” jelasnya.
Perubahan ini juga terlihat dalam keterlibatannya di Asian Medical Students’ Association (AMSA), sebuah organisasi yang memungkinkan Airen untuk mengasah kemampuan akademiknya sekaligus memperluas jejaring internasional. “Di AMSA, saya bisa ikut banyak kegiatan ilmiah dan bertemu teman-teman dari berbagai negara,” tambahnya.
Prestasi yang Diraih
Hasil kerja keras Airen membuahkan hasil ketika ia berhasil meraih 2nd Place Winner sekaligus District Winner dalam kompetisi scientific paper pada Pre-Conference East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026. Prestasi ini menunjukkan perkembangan yang ia alami setelah mengikuti program pertukaran pelajar. “Pengalaman di Belanda sangat membantu saya dalam menyusun dan mempresentasikan karya ilmiah,” katanya.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Airen menjadi perwakilan Indonesia dalam forum internasional EAMSC 2026 yang diadakan di Nepal. Dalam ajang tersebut, ia berhasil menembus jajaran Top 8 Finalist. “Saya bersyukur bisa membawa nama Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya dengan penuh bangga.
Isu Kesehatan Mental yang Penting
Dalam kompetisi tersebut, Airen mengangkat tema kesehatan mental, yang kini menjadi isu global yang penting untuk dibahas. “Topik yang saya pilih adalah mental health and well-being, yang menurut saya sangat relevan dengan kondisi mahasiswa dan masyarakat saat ini,” jelasnya.
Airen percaya bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari proses panjang yang dimulai dengan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Pengalaman pertukaran pelajar telah menjadi fondasi yang penting dalam membentuk dirinya sehingga ia mampu meraih prestasi yang membanggakan.
Mendorong Mahasiswa Lain untuk Mengambil Kesempatan
Dengan segala pengalaman yang telah ia jalani, Airen mendorong mahasiswa lain untuk tidak ragu mengambil kesempatan serupa jika ada. “Pengalaman internasional dapat menjadi titik balik dalam pengembangan diri kita,” ujarnya. “Cobalah dulu, jangan takut. Kesempatan itu bisa mengubah banyak hal dalam diri kita,” pungkasnya.
Pengalaman Airen Wang dalam program pertukaran pelajar di Belanda menggambarkan betapa pentingnya kesempatan ini bagi pengembangan diri mahasiswa. Selain memberikan pengetahuan akademik, program ini juga membantu membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, dan membuka peluang untuk meraih prestasi di tingkat internasional. Dengan banyaknya manfaat yang bisa diperoleh, tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk melewatkan kesempatan berharga ini.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Siapkan Denda Administratif bagi Pelanggar Alih Fungsi Lahan Sawah: Upaya Mengamankan Ketahanan Pangan Nasional
➡️ Baca Juga: Swiss Membuka Kesempatan bagi Produk Lokal Bali, UMKM Siap Menembus Pasar Internasional




