Fakta atau Mitos: Benarkah Orang yang Meninggal di Bulan Ramadan Pasti Masuk Surga?

Setiap makhluk hidup pasti akan menghadapi akhir hidup yang tak terhindarkan. Namun, diyakini oleh banyak orang bahwa kaum muslimin yang berpulang pada bulan suci Ramadan memiliki keistimewaan, bahkan dijamin tempatnya di surga. Sejauh mana kebenaran dari anggapan ini? Persepsi tersebut seringkali muncul lantaran Ramadan dipandang sebagai bulan yang dipenuhi rahmat dan pengampunan. Selama Ramadan, ada sebuah hadis yang menyatakan bahwa pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan pintu-pintu neraka ditutup rapat. Hadis tersebut berbunyi: “Ketika bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan dibelenggu.” (HR Muslim).
Namun, apakah benar bahwa setiap muslim yang meninggal di bulan Ramadan pasti masuk surga? Mengutip NU Online, dijelaskan bahwa waktu kematian seseorang, termasuk di bulan Ramadan, bukanlah penentu pasti bahwa orang tersebut akan masuk surga. Kunci masuk surga pada dasarnya bergantung pada rahmat Allah dan amal baik yang telah dilakukan seseorang sepanjang hidupnya. Dalam fatwa yang dikeluarkan oleh Syekh Nur Ali Salman dari Dairatul Ifta Yordania di website resminya, disebutkan: “Masuk surga itu karena anugerah Allah, dan sebabnya karena amal saleh. Bulan Ramadhan menjadi waktu untuk beramal saleh. Tapi bukan berarti setiap orang yang meninggal di bulan Ramadhan pasti masuk surga. Karena masuk surga itu karena sebab amal seperti yang telah saya sebutkan.” (Dairatul Ifta, Fatwa Nomor 2322)
Sementara itu, bagi mereka yang meninggal dalam kondisi berpuasa (baik di bulan Ramadan maupun di luar bulan itu) dijamin masuk surga. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Hudzaifah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah berharap wajah Allah (keridhaan-Nya) dan ditutup hayatnya dengan kalimat ini pasti ia masuk surga. Siapa puasa satu hari mengharap wajah Allah, meninggal dalam kondisi puasa, pasti ia masuk surga. Siapa bersedekah mencari wajah Allah dan meninggal di atasnya, pasti ia masuk surga.” (HR. Ahmad. Dihassankan Al-Haitsami di Majma’ al-Zawaid, dan dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani di Ahkam al-Janaiz)
Jadi, dapat disimpulkan bahwa anggapan orang yang meninggal di bulan Ramadan pasti masuk surga adalah mitos. Meski demikian, bulan Ramadan tetap menjadi waktu yang baik untuk melakukan amal saleh yang bisa menjadi jalan masuk surga. Salah satu cara untuk meningkatkan amal saleh adalah dengan berpuasa dan bersedekah.
➡️ Baca Juga: Hello world!
➡️ Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kebutuhan Transportasi dan Pangan Masyarakat Idul Fitri 2026
