Menjelang hari raya Idul Fitri, arus kendaraan meningkat pesat, terutama dari arah Bandung menuju wilayah timur. Lonjakan ini memicu kepolisian setempat, khususnya Polres Garut, untuk melakukan berbagai upaya guna menjaga kelancaran lalu lintas. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan sistem satu arah (one way) yang diterapkan pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mencegah Kemacetan
Dengan tujuan utama untuk menghindari kemacetan yang berlarut-larut di titik-titik strategis, seperti jalur Limbangan-Malangbong dan Kadungora, petugas kepolisian mengatur lalu lintas dengan menerapkan sistem one way sebanyak enam kali dalam sehari. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus kendaraan yang meningkat, baik dari sepeda motor maupun mobil.
AKP Luky Martono, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, menjelaskan bahwa pada hari pertama libur Lebaran, pihaknya telah melaksanakan langkah-langkah untuk mengurai kepadatan kendaraan dengan memperkenalkan sistem satu arah dari Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.
Pelaksanaan One Way oleh Polres Garut
“Sistem one way ini kami terapkan enam kali, dimulai dari arah barat menuju timur, yakni dari Bandung ke Tasikmalaya,” ungkap Luky. Langkah ini diambil untuk memastikan kendaraan tetap bergerak dengan lancar, mengingat tingginya volume lalu lintas di jalur tersebut.
Luky juga menambahkan bahwa sejumlah personel kepolisian telah disiagakan di jalur mudik nasional di Limbangan-Malangbong dan jalur provinsi Kadungora-Garut untuk memastikan kendaraan dapat melaju dengan baik.
Arus kendaraan di kedua jalur tersebut terpantau padat, dengan dominasi kendaraan dari arah Bandung. Untuk itu, pihak kepolisian perlu melakukan penarikan laju kendaraan agar perjalanan menuju timur dapat berlangsung lebih cepat.
Strategi Penerapan Satu Arah
Menurut pengamatan, penerapan sistem satu arah ini terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas yang mulai meningkat. Luky menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah dilakukan pada beberapa waktu tertentu, seperti:
- Pukul 13.30–13.50 WIB di wilayah Limbangan
- Pukul 15.20–15.40 WIB di wilayah Malangbong
- Pukul 15.25–15.45 WIB kembali di jalur Limbangan
Selain itu, di jalur Kadungora–Leles–Tarogong, sistem satu arah juga diterapkan sebanyak dua kali, yaitu:
- Pukul 11.25–11.40 WIB
- Pukul 15.35–15.55 WIB
Kedua penerapan tersebut bertujuan untuk mengarahkan kendaraan dari Bandung menuju Garut.
Kondisi Lalu Lintas dan Keamanan
Luky menegaskan bahwa secara umum, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar meskipun terlihat padat oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Keberadaan personel kepolisian dan instansi terkait lainnya sangat penting untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas selama periode Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Kami akan terus melakukan penyesuaian terhadap pola rekayasa lalu lintas sesuai dengan situasi yang ada di lapangan. Hal ini bertujuan agar arus kendaraan tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tutup Luky.
Informasi Penting untuk Pemudik
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan mudik atau silaturahmi, penting untuk mengetahui jadwal one way Kadungora-Garut agar dapat mempersiapkan perjalanan dengan baik. Berikut adalah beberapa informasi yang perlu diperhatikan:
- Perhatikan waktu penerapan sistem satu arah, agar tidak terjebak dalam kemacetan.
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
- Siapkan bekal dan peralatan yang diperlukan untuk perjalanan.
- Cek informasi lalu lintas secara berkala melalui media sosial atau aplikasi navigasi.
- Utamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.
Dengan memahami jadwal one way Kadungora-Garut dan mengikuti saran-saran di atas, Anda dapat menjalani perjalanan silaturahmi dengan lebih lancar dan nyaman. Selamat berlibur dan semoga perjalanan Anda menyenangkan!
➡️ Baca Juga: Sorotan Berita Olahraga Mengulas Sistem Kompetisi yang Dinilai Efektif
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengendalikan Permainan Badminton Melawan Lawan Agresif Berpengalaman Kompetitif
