Geopark Rinjani Luncurkan Pusat Informasi Baru untuk Mendorong Pariwisata Berkelanjutan di NTB

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat baru-baru ini meresmikan pusat informasi Geopark Rinjani, sebuah langkah signifikan dalam mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di daerah tersebut. Peresmian ini dihadiri oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, sejumlah pejabat daerah, dan para pemangku kepentingan. Acara ini digelar pada Sabtu malam, 2 Mei, dan menjadi momen penting dalam perjalanan pengelolaan Geopark Rinjani.

Pentingnya Pusat Informasi Geopark Rinjani

General Manager Geopark Rinjani, Quadro Wicaksono, menyatakan bahwa pembangunan pusat informasi ini merupakan hasil dari proses yang panjang, yang dimulai sejak tahun 2025. Keberhasilan Geopark Rinjani mendapatkan sertifikasi green card dari UNESCO untuk periode empat tahun ke depan menunjukkan bahwa proses revalidasi yang dilakukan telah berjalan dengan baik. “Kami telah menindaklanjuti dan menyelesaikan semua catatan dari asesor UNESCO dengan cepat. Kehadiran pusat informasi ini tidak hanya bertujuan untuk edukasi, tetapi juga menjadi wadah untuk kolaborasi berbagai pihak,” ungkapnya.

Pusat informasi ini diharapkan menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi pengunjung dan masyarakat sekitar, membantu mereka memahami pentingnya menjaga keindahan alam serta warisan budaya yang ada di kawasan Rinjani. Fokus utama pengembangan ke depan adalah bukan hanya pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi pada kualitas pengalaman yang ditawarkan. Ini bertujuan untuk menciptakan pariwisata yang berkelas dunia namun tetap berkelanjutan dan berkeadilan.

Inisiatif Konservasi Melalui Pertanian Kopi

Salah satu program strategis yang diusung adalah konservasi kawasan di sekitar Rinjani melalui penanaman kopi. Rencana ini mencakup penanaman sekitar 780 ribu bibit kopi dengan harapan hasilnya dapat dinikmati dalam beberapa tahun mendatang. “Langkah ini juga merupakan upaya untuk menghidupkan kembali kejayaan kopi Sembalun yang telah dikenal luas,” tambah Quadro Wicaksono.

Program ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan mempromosikan pertanian kopi, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kawasan Geopark Rinjani sambil mendapatkan sumber pendapatan yang layak.

Optimalkan Potensi Lokal untuk Kesejahteraan

Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menekankan bahwa konsep “makmur mendunia” tidak selalu harus diwujudkan melalui inovasi baru, tetapi juga dengan mengoptimalkan potensi yang sudah ada. “Yang paling penting adalah bagaimana kita memberikan nilai tambah terhadap potensi tersebut, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pentingnya kolaborasi antara berbagai sektor menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan melibatkan masyarakat, diharapkan Geopark Rinjani dapat menjadi model pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Peran Gubernur NTB dalam Pengembangan Geopark Rinjani

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memberikan apresiasi atas penyelesaian pembangunan pusat informasi tersebut. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya pusat ini sebagai pusat pengumpulan dan penyebaran data serta informasi yang bermanfaat. “Dari tempat yang sederhana ini, kita menanam mimpi besar untuk masa depan. Namun, yang paling utama adalah menjaga kelestarian Gunung Rinjani, karena nilainya jauh lebih penting daripada manfaat ekonomi apapun,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak semua pihak untuk terus memelihara semangat kolaborasi dan membuka ruang untuk inovasi dalam pengembangan Geopark Rinjani. Dengan upaya bersama, diharapkan kawasan ini dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Geopark Rinjani sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Peresmian pusat informasi Geopark Rinjani ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengelolaan kawasan berbasis konservasi serta edukasi. Hal ini juga mendukung posisi Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berkelanjutan. Dengan fasilitas informasi yang baik, pengunjung diharapkan dapat lebih memahami dan menghargai keindahan alam serta budaya yang ada di kawasan ini.

Selain itu, momentum ini juga memperkuat citra Rinjani sebagai ikon pariwisata unggulan yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan pendekatan yang berfokus pada kolaborasi dan keberlanjutan, Geopark Rinjani dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Keberlanjutan dalam Pengelolaan Geopark

Pengelolaan Geopark Rinjani yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Edukasi mengenai pentingnya konservasi dan pelestarian lingkungan harus menjadi bagian integral dari program-program yang ada. Masyarakat lokal, wisatawan, dan pemerintah harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan semua inisiatif ini, Geopark Rinjani tidak hanya akan menjadi tempat wisata yang menarik, tetapi juga dapat berfungsi sebagai model bagi daerah lain dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang solid dan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, masa depan Geopark Rinjani dapat bersinar lebih cerah.

➡️ Baca Juga: Beby Tsabina Tampil Memukau Sebagai Pahlawan Perempuan Indonesia yang Menginspirasi

➡️ Baca Juga: Pemudik Cimahi 2026: Mudik Gratis Sebagai Solusi di Tengah Kesulitan Tiket

Exit mobile version