Penutupan Pesantren Ramadan SMAN 34 Jakarta: Kenangan Akhir Siswa Kelas 12 Bersama Medcom Goes to School

Perayaan penutupan Pesantren Ramadan SMAN 34 Jakarta tahun ini mencatatkan sejarah baru dan membawa kenangan manis bagi para siswa kelas 12. Rangkaian acara yang biasanya hanya melibatkan kegiatan buka bersama kali ini mendapat sentuhan berbeda lewat kolaborasi dengan Medcom Goes to School (MGTS), memberikan kesan dan pengalaman yang tidak terlupakan bagi seluruh siswa dan staf sekolah.
Perayaan Spesial Pesantren Ramadan di SMAN 34 Jakarta
Setiap tahun, SMAN 34 Jakarta mengadakan Pesantren Ramadan yang diberi nama SERASI, singkatan dari Solidaritas Ramadan Beraksi. Program ini dirancang khusus untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif dan bermakna bagi seluruh siswa. Salah satu kegiatan utama mereka adalah Social Teaching, sebuah program yang mengajarkan bahasa Inggris dan membuat kerajinan tangan dari kertas bersama anak-anak di LKSA YUSOLI, Jakarta.
Acara lain yang tak kalah penting adalah Raya, yaitu kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di sekitar kawasan Jalan Tol Andara menjelang waktu berbuka puasa. Namun, tahun ini, penutupan Pesantren Ramadan yang berlangsung sejak 6 Maret 2026 diramaikan dengan kehadiran MGTS dan buka bersama di halaman sekolah.
Medcom Goes to School: Recharge Your Spirit, Light Up Your Ramadan
Medcom Goes to School (MGTS) adalah program yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), SMAN 34 Jakarta, dan Rumah Zakat. Dalam edisi perdana ini, MGTS mengubah tradisi buka bersama menjadi lebih berisi dengan berbagai materi menarik dari narasumber yang diundang.
Gibran Iqbal Khomaeni Wibowo, Ketua OSIS SMAN 34 Jakarta, menyuarakan antusiasme teman-temannya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, MGTS telah memberikan warna baru pada acara SERASI dan menjadikannya lebih dari sekadar buka bersama. Ia berharap kolaborasi ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Kehadiran Kemendikdasmen dan Program TKA
Lebih dari 800 siswa turut serta dalam acara ini, termasuk siswa dari SMPN 85 Jakarta dan SDN Pondok Labu 03 Jakarta. Kemendikdasmen juga hadir untuk mensosialisasikan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada para siswa. Gibran berpendapat bahwa ini adalah kesempatan terakhir bagi siswa kelas 12 untuk menikmati kegiatan bersama di SMAN 34 Jakarta sebelum lulus.
Kolaborasi yang Berlanjut
Gibran optimistis bahwa MGTS akan terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh siswa, tidak hanya di SMAN 34 Jakarta, tetapi juga di sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia.
Penutupan Pesantren Ramadan SMAN 34 Jakarta tahun ini mungkin telah berakhir, tetapi kenangan dan pengalaman yang ditinggalkannya akan selalu ada dalam ingatan setiap siswa dan staf sekolah. Kolaborasi dengan MGTS tidak hanya memberikan warna baru pada acara ini, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi bagi siswa untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
➡️ Baca Juga: Menyajikan Informasi Terkini Properti: Mengulas Situs Warisan Dunia UNESCO hingga Membahas Simulasi KPR
➡️ Baca Juga: Keluarga Vidi Aldiano Menghadapi Kepergian dengan Ikhlas: Fokus pada Fakta, Bukan Spekulasi




