Sabalenka Perbaiki Awal Buruk dan Melaju ke Babak Ketiga Madrid Open

MADRID – Dalam ajang Madrid Open, Aryna Sabalenka, petenis peringkat satu dunia, menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun harus berhadapan dengan kendala di awal turnamen. Meskipun performanya belum sepenuhnya optimal, Sabalenka berhasil meraih kemenangan pertamanya di lapangan tanah liat musim ini, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 13 pertandingan. Kemenangan ini diraihnya pada Jumat (24/4) dini hari WIB.
Perjuangan Sabalenka di Awal Pertandingan
Setelah meraih kesuksesan dengan menyapu bersih gelar “Sunshine Double” di Indian Wells Open dan Miami Open bulan lalu, Sabalenka kembali ke lapangan dengan tantangan tersendiri. Ia mencatatkan 26 unforced error sebelum berhasil menaklukkan lawannya, Peyton Stearns dari Amerika Serikat, dengan skor 7-5, 6-3 di babak kedua. Ini menjadi momen penting baginya untuk memulai perjalanan di Madrid Open.
Taktik dan Kinerja di Lapangan
Selaku juara bertahan yang berambisi meraih gelar keempat di Caja Magica, Sabalenka memanfaatkan empat dari 12 peluang break point yang dimilikinya. Meskipun melakukan lima double fault dan sempat kehilangan dua gim servis, ketenangan dan pengalaman yang dimilikinya membantunya melalui masa-masa sulit tersebut. Ia pun berhasil memastikan tiket ke babak ketiga, di mana ia akan berhadapan dengan petenis Rumania, Jaqueline Cristian.
Usai pertandingan, Sabalenka mengungkapkan, “Saya sangat senang bisa memulai dengan kemenangan. Meskipun permainan saya belum dalam kondisi terbaik, saya merasakan kemajuan di setiap gim. Saya berharap bisa tampil lebih baik di laga berikutnya.” Sejak awal musim 2026, ia telah memenangkan 24 dari 25 pertandingan yang dilakoni.
Performa Iga Swiatek yang Mengesankan
Di sisi lain, Iga Swiatek menunjukkan performa yang solid dengan meraih kemenangan cepat atas Daria Snigur dari Ukraina dengan skor 6-1, 6-2 dalam waktu hanya 61 menit. Sebagai unggulan keempat, Swiatek hampir tidak mengalami kendala dalam pertandingan ini, kecuali sedikit gangguan di awal set kedua.
Ambisi Swiatek di Madrid Open
Swiatek kini membidik gelar lapangan tanah liat pertamanya sejak menjuarai Prancis Open hampir dua tahun lalu. Ia mengungkapkan rasa senangnya, “Madrid adalah tempat yang spesial, baik dari segi turnamen maupun kondisi permainannya. Saya sangat puas bisa beradaptasi dengan baik di sini.” Saat ini, Swiatek dilatih oleh Francis Roig dan akan menghadapi petenis Amerika Serikat, Ann Li, di babak ketiga.
Keberhasilan Anna Bondar dan Naomi Osaka
Hasil mengejutkan datang dari petenis Hungaria, Anna Bondar, yang berhasil menyingkirkan unggulan ketujuh, Elina Svitolina, dengan skor 6-3, 6-4. Kemenangan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Bondar atas pemain peringkat 10 besar dunia, menambah catatan gemilang di Madrid Open.
Sementara itu, Naomi Osaka, mantan petenis nomor satu dunia, juga memulai musim lapangan tanah liatnya dengan baik. Ia berhasil mengalahkan Camila Osorio dengan skor 6-2, 7-5 dan akan bertemu petenis Ukraina, Anhelina Kalinina, untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.
Kejutan dari Sektor Putra
Di sektor putra, perhatian tertuju pada Adolfo Daniel Vallejo, petenis kualifikasi asal Paraguay, yang menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan mantan peringkat tiga dunia, Grigor Dimitrov, dengan skor 6-4, 6-4. Vallejo, yang baru berusia 21 tahun, mengaku merasa seperti “hidup dalam film” setelah debut impresifnya di level Masters 1000.
Perjalanan Vallejo di Madrid Open
Vallejo menjadi petenis Paraguay pertama yang tampil di Madrid Open dan akan berhadapan dengan unggulan ke-17 asal Amerika Serikat, Learner Tien, di babak berikutnya. Ia mengekspresikan perasaannya, “Saya tidak percaya ini nyata. Rasanya seperti film. Dulu saya hanya menonton Dimitrov di televisi, dan sekarang bisa melawannya, itu luar biasa.”
Pertarungan Ketat Stefanos Tsitsipas
Di sisi lainnya, Stefanos Tsitsipas harus berjuang keras sebelum mengalahkan Patrick Kypson melalui pertarungan yang ketat selama tiga set dengan skor 3-6, 7-6, 7-6. Tsitsipas akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Alexander Bublik di babak berikutnya, berharap dapat mengamankan tempat di babak selanjutnya.
Secara keseluruhan, Madrid Open kali ini menyajikan berbagai kejutan dan pertarungan menarik baik di sektor putra maupun putri. Para petenis menunjukkan semangat yang tinggi dan bertekad untuk meraih kesuksesan di lapangan tanah liat yang menantang ini. Sabalenka, sebagai salah satu favorit, berusaha memperbaiki awal yang kurang baik dan melanjutkan langkahnya menuju gelar keempat di Madrid. Dengan setiap pertandingan yang dilalui, satu hal yang pasti: persaingan di Madrid Open semakin memanas, dan setiap petenis berjuang untuk meraih impian mereka.
➡️ Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Beroperasi Sepenuhnya Selama Libur Lebaran 2026
➡️ Baca Juga: Italia Siaga Menghadapi Krisis Energi Dampak Konflik di Timur Tengah




